
Foto: Bimbim. Selain Berita
Reporter: Billy Nurkholis
Selain Berita - Bimbim: Indonesia Belum Merdeka Kalau Beda Pendapat Masih Bahaya | Meski telah merdeka selama 69 tahun, namun banyak masyarakat yang menilai jika negeri ini belum merasakan kemenangan seutuhnya. Bimbim salah satu personel Slank juga merasa kemerdekaan Indonesia hanya bersifat berhasil mengusir penjajah di tahun 1946 silam.
Menurut Bimbim, makna merdeka bagi Indonesia adalah ketika seluruh rakyatnya tidak terpecah belah dan dapat hidup dengan damai.
"Kita sudah 69 tahun merdeka, tapi gue ngeliat Indonesia belum merdeka seutuhnya. Berpendapat beda aja kita masih berbahaya di Indonesia, beragama beda kita masih ditekan oleh orang lain," kata Bimbim saat ditemui di markas Slank, Potlot, Jakarta Selatan, Minggu (17/8).
Bimbim mengaku pernah merasakan masa-masa sulit untuk menyalurkan aspirasi rakyat lewat lagu-lagu yang diciptakannya. Bahkan, Slank pun menurutnya sering kali dicekal dan dilarang tampil di tempat umum karena banyak lagu-lagu yang selalu mengkritisi pemerintah.
"Jadi apa yang gue lakukan ke depan gimana, berpikir aja dilarang, menyalurkan aspirasi dilarang. Jadi gue berharap pada pemerintahan baru kemerdekaan sesungguhnya bisa sama-sama kita raih," ungkapnya.
Bimbim pun mengatakan, selama ini Slank tak pernah lelah mengkritik pemerintah lewat lagu-lagu yang nyeleneh. Untuk itu, dia berharap pada pemerintahan Jokowi yang didukung oleh Slank, dapat merubah situasi yang selama ini menjadi ganjalan selama dirinya dan Slank berkarir.
"Kalau mau jadi rakyat yang berdemokrasi harus memilih. Rakyat udah capek, jangan bikin rakyat marah dengan dagelan-dagelan politik. Sekarang kita punya presiden baru, semoga membuat perubahan buat kita semua," imbuh pria bernama asli Bimo Setiawan Almachzumi ini.