
Foto: Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. ©2013 Selain Berita
Reporter: Angga Silalahi
Selain Berita - Warga Sekitar Mengira Penangkapan Bambang Terkait Kasus Terorisme | Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) ditangkap belasan anggota Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri di Jalan Komplek Timah, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Saat peristiwa itu terjadi, warga sekitar lokasi mengira ada penangkapan terkait jaringan teroris yang memang kerap terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat.
"Saya kira yang ditangkap teroris, soalnya kan pakaiannya seperti itu," kata seorang saksi mata, Arta Sibarosa, di lokasi penangkapan, Jumat (21/1).
Saat ditangkap, BW sendiri memang sedang mengenakan baju koko berwarna putih dan juga kopiah berwarna hitam. Menurut Arta, wilayah tersebut memang pernah juga terjadi penangkapan seorang teroris.
"Soalnya daerah sini pernah ada penangkapan teroris. Apalagi saya lihat Pak BW berjanggut dan berkopiah. Ternyata dia wakil ketua KPK," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Istri BW, Sari Indra Dewi menceritakan kronologi penangkapan suaminya. Dewi mengatakan, saat ditangkap Bareskrim suaminya tersebut memang sedang mengantarkan anak bungsunya bernama Mohamad Yattaqi ke sekolah.
"Abi memang lagi ngantar Taqqi. Terus setelah pulang kemari saya lihat status Line anak saya, Abi ditangkap. Langsung saya hubungi anak saya, katanya sudah di Bareskrim Polri," kata Dewi di kediamannya, kawasan Depok.
Dewi melanjutkan, untuk urusan yang bersifat pribadi, suaminya tersebut memang tidak pernah dikawal ajudan saat mengantar jemput anaknya. Saat dibawa pihak kepolisian BW pun tidak melakukan perlawanan.
"Jadi dilihat surat perintah penangkapan. Abi pun akhirnya dibawa. Untuk urusan bersifat pribadi atau acara keluarga mas BW tidak pernah menggunakan fasilitas negara. Untuk mengantar jemput anaknya sendiri tidak ditemani ajudan atau sopir kantornya," jelasnya.