
Foto: Jokowi blusukan ke waduk Ria Rio. ©2014 Selain Berita
Reporter: Benny Wijaya
Selain Berita - Resmikan Rumah Transisi, Jokowi Mengaku Tetap Hormati MK | Pemilihan Umum Presiden belum selesai, meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla sebagai pasangan terpilih. Rival mereka, pasangan Prabowo - Hatta menolak hasil tersebut dan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rencananya sidang pertama akan dilakukan besok, Rabu (6/8).
Presiden terpilih periode 2014 Jokowi meresmikan Rumah Transisi untuk membantunya mempersiapkan pemerintahannya. Namun dia mengungkapkan adanya tim persiapan ini tidak bermaksud untuk menodai proses yang sedang berlangsung di MK.
"Di depankan sudah saya sampaikan? bahwa kita tetap menghormati proses yang dilakukan di MK. Namanya mempersiapkan dulukan gak masalah," jelasnya di Rumah Transisi, Jalan Situbondo nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8).
Sebab, Jokowi mengungkapkan, sah-sah saja bila pasangan calon presiden menyampaikan susunan kabinet bayangan pada masa kampanye. Sehingga walaupun saat ini belum ada keputusan resmi dari MK mengenai siapa yang memenangkan Pilpres 2014, setidaknya sudah ada persiapan untuk pemerintah selanjutnya.
"Buat kabinet bayangan saja nggak apa-apa pas kampanye, karena ini dalam rangka persiapan maka tak apa-apa," ungkapnya.
Jokowi menjelaskan, dalam Rumah Transisi ini terdapat lima orang anggota tim. Dipimpin oleh seorang Kepala Staf Rini Soemarno dan empat orang deputi, Andi Widjajanto, Anies Baswedan, Hasto Kristiyanto dan Akbar Faizal. Namun dia menegaskan, orang-orang ini belum tentu menjadi menteri dalam kabinetnya.
"Jadi yang ada di sini tidak identik dengan masuk kabinet. Ini tidak deputi pertanian, terus jadi menteri pertanian. Tapi mereka akan membahas tentang ini," tutup Jokowi.