
Foto: FX Hadi Rudyatmo. ©2012 Selain Berita
Reporter: Heru Gustanto
Selain Berita - KPU Ragukan Saksi Ahli IT Prabowo-Hatta di DKPP | Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) masih melanjutkan sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu presiden dan wakil presiden 2014. Majelis sidang mendengarkan saksi ahli IT, Fakhrurrozy. Saksi ahli ini dihadirkan oleh kubu Prabowo-Hatta.
Fakhrurrozy menjelaskan seputar formulir C1 berhologram dari KPU yang digunakan untuk rekapitulasi penghitungan suara di TPS. Dia menilai formulir tersebut sangat rentan direkayasa karena mungkin bisa dicopot.
Mendengar pernyataan tersebut, Komisioner KPU, Arief Budiman, melontarkan pernyataan bila dirinya meragukan kesaksian ahli dari pihak yang bersangkutan. "Anda saksi ahli? Kalau mengatakan mungkin, berarti keahlian Anda diragukan," kata Arief dalam sidang DKPP di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (15/8).
Kemudian saksi ahli kubu Prabowo-Hatta meminta majelis hakim untuk memutarkan video yang berisi dialog antara anggota KPU tentang hologram C1.
Komisioner KPU Arief kembali bertanya kapan mengambil video rekaman perbincangan dirinya di salah satu stasiun televisi tersebut. "Kapan Anda mengambil video tersebut?," tanya Arief.
"Februari," jawab Fakhrurrozy.
"Apakah saat pileg atau pilpres?," lanjut Arief.
"Pileg," timpal Fakhrurrozy lagi.
"Sekarang kami sedang bahas pilpres," cetus Arief.
Usai berdialog tersebut, Arief mengatakan pada Majelis Hakim DKPP bahwa Fakhrurrozy sebetulnya belum memahami proses rekapitulasi dan scaning yang dilakukan KPU dalam Pilpres 2014. Sebab, ketika ditanya seputar pemilu, dia kurang paham.