Hidupkan Lagi Jalur KA Kedungjati-Tuntang, 248 Rumah Dibongkar | Selain Berita

Hidupkan Lagi Jalur KA Kedungjati-Tuntang, 248 Rumah Dibongkar


Hidupkan Lagi Jalur KA Kedungjati-Tuntang, 248 Rumah Dibongkar



Foto: Pembongkaran rumah pembangunan rel. ©2014 Selain Berita


Reporter: Benny Wijaya





Selain Berita - Hidupkan Lagi Jalur KA Kedungjati-Tuntang, 248 Rumah Dibongkar | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional IV Semarang saat ini mulai mengaktifkan rel jalur Kedungjati-Tuntang. Akibatnya, sebanyak 247 rumah dibongkar serempak di ujung utara Kedungjati, Kabupaten Grobogan dan ujung selatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.





Manager Humas Daop IV Semarang Suprapto, mengatakan sebanyak 110 rumah yang berada di jalur kereta api Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, dibongkar oleh petugas PT KAI dibantu warga.





"Rumah dibongkar setelah sebelumnya dilakukan pembayaran uang ganti rugi. Pembayaran dilakukan akhir juli lalu. Setelah dibayar warga diberi kesempatan 14 hari untuk melakukan pembongkaran sendiri. Dan setelah 14 hari baru PT KAI membantu membongkar sisa bangunan yang belum dibongkar," ungkap Suprapto disela-sela memantau pembongkaran di Kedungjati.





Suprapto menambahkan, di Kedungjati pembongkaran yang melibatkan lima alat berat dilakukan di 110 rumah di jalur rel sepanjang 5 kilometer. Jalur sepanjang itu akan diaktifkan kembali.





Adapun untuk pembongkaran di Tuntang, selain sejumlah pekerja, kini juga alat berat juga dilibatkan.





"Untuk di Tuntang, pembongkaran rumah dilakukan terhadap 137 rumah yang membentang di jalur sepanjang 10 kilometer. Jadi, total sudah sekitar 40 persen tanah terbebaskan dari total jalur yang direaktifasi sepanjang 36,700 kilometer," imbuhnya.





Selain pembongkaran di Tuntang dan Kedungjati, dalam waktu bersamaan juga dilakukan sosialisasi kepada 127 warga yang tinggal di kawasan Bringin, Salatiga. Di mana, dalam sosialisasi warga sepakat akan melakukan pembongkaran sendiri rumah mereka.





"Untuk yang di Bringin, pembayaran akan dilakukan dengan sistem transfer melalui bank BNI pada Senin atau Selasa. Baru kemudian 14 hari mendatang warga sudah harus membongkar sendiri. Jika belum bersih baru PT KAI akan membantu pembongkaran," tuturnya.





Pembayaran dan pembongkaran rumah di wilayah Bringin dilakukan belakangan karena posisi wilayah berada di tengah antara Kedungjati dengan Tuntang.





Reaktifasi rel Kedungjati-Tuntang yang sudah lama tidak berfungsi ditargetkan bisa selesai pada akhir 2014 mendatang. "Karenanya diprediksikan sebelum pekerjaan dari Tuntang dan Kedungjati sampai di Bringin, pembongkaran sudah selesai dilakukan," ujarnya.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda