Awal Musim Kemarau, Sumur Warga Kabupaten Bandung Mengering | Selain Berita

Awal Musim Kemarau, Sumur Warga Kabupaten Bandung Mengering


Awal Musim Kemarau, Sumur Warga Kabupaten Bandung Mengering



Foto: Sumur resapan. ©2013 Selain Berita


Reporter: Rendy Saputra





Selain Berita - Awal Musim Kemarau, Sumur Warga Kabupaten Bandung Mengering | Ketua Pembinan Yayasan Komintas Pencinta Alam, Agus Deni mengatakan memasuki awal musim kemarau sumur gali milik warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada umumnya mengalami kekeringan akibat penyempitan resapan air dan rusaknya hutan.





"Resapan di Kabupaten Bandung semakin menyempit akibat pembangunan industri tekstil, ditambah rusaknya kawasan hutan di hulu Citarum sehingga dampaknya sumur gali tadah hujan, ketika kemarau mengering." katanya di Bandung, seperti dikutip dari Antara, Kamis (14/8).





Sumur gali milik warga Bandung, kata dia, hanya bisa digunakan saat penghujan tetapi memasuki kemarau mengering, terutama mereka yang berada dikawasan industri pabrik tekstil seperti di Kecamatan Majalaya, Rancaekek, Banjaran dan Dayeuh Kolot.





Resiko rusaknya resapan air akibat lahan hijau berkurang, kata dia, menyebabkan warga kesulitan air bersih.





Dikatakannya, pembangunan industru tekstil di Majalaya dan sekitarnya tidak memperhatikan dampak lingkungan sehingga masayarakat setempat dirugikan, padahal jika pabrik tekstil menyediakan biopori dan menyisakan lahan hijau kesulitan air bisa dihindari.





Sementara itu Kusman warga Desa Biru Majalaya Kabupaten Bandung, menuturkan, satu pekan di Desa Biru tidak turun hujan sumur gali milik warga pasti mengering, meski sumur tersebut cukup dalam tetapi kalah tersedot pabrik tekstil.





Sejumlah pabrik tekstil menggunakan air tanah, kata dia, sumur gali di sekitar industri tersebut sering mengering paling musim hujan bisa digunakan, sebelumnya normal.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda