Alisa Wahid: Bedakan Kasus Kriminal Murni Dengan Kriminalisasi | Selain Berita

Alisa Wahid: Bedakan Kasus Kriminal Murni Dengan Kriminalisasi

Alisa Wahid: Bedakan Kasus Kriminal Murni Dengan Kriminalisasi



Foto: Jusuf Kalla. ©2012 Selain Berita


Reporter: Benny Wijaya





Selain Berita - Putri mantan Presiden RI Abdurahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid, mengatakan perlunya membedakan antara kasus kriminal murni dengan kriminalisasi.





Hal itu diutarakannya dalam menanggapi statement Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang mengatakan bahwa aktivis anti korupsi harus sportif dan bersedia juga untuk diperiksa oleh polisi.





Alissa juga menambahkan, seharusnya semua orang memang harus bersedia untuk diperiksa oleh pihak kepolisian, dan tidak hanya aktivis saja, tapi juga birokrat.





"Ya iyalah harus mau, semuanya termasuk birokrat. Tapi di Indonesia itu politis, karena itu perlu dibedakan antara kasus kriminal murni dengan kriminalisasi," kata Alissa usai menghadiri peringatan Hari Perempuan Internasional di Yogyakarta, Minggu (8/3).





Alissa mempertanyakan kenapa ketika ada kasus korupsi, kasus-kasus lama yang terkait dengan para aktivis anti korupsi langsung bermunculan.





Dia pun berharap agar Presiden Joko Widodo bisa segera bersikap tegas, dan meminta sang presiden untuk mendengarkan masukan dari tim sembilan yang merupakan tim independen.





"Nanti kita bisa dikriminalisasi karena waktu sekolah pernah curi sandal. Kenapa kasus itu baru muncul sekarang ? Kenapa ramai-ramai sekarang ? Kenapa hanya yang terkait dengan KPK, kok yang nggak terkait dengan KPK nggak diapa-apain," kata Alissa.





"Kita berharap Pak Jokowi mendengarkan tim sembilan, nggak usah yang lain, dan segera bersikap tegas," tambahnya.





Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan agar para aktivis anti korupsi bersikap sportif dan juga bersedia untuk diperiksa oleh polisi, seperti halnya yang lain.





"Apalagi teman penggiat korupsi. Jangan takut diperiksa. Biasanya periksa itu, periksa itu, tahan itu, tahan itu, periksa BG, masukkan BG. Ketika akan diperiksa, jangan saya. Fair tidak ?," katanya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda