
Foto: Jokowi dan Syafii Maarif. ©2014 Selain Berita
Reporter: Billy Nurkholis
Selain Berita - Syafi'i Ma'arif Sebut Jokowi Bukan Orang Merdeka, Tersandera Partai | Mantan ketua umum PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif mengatakan perseteruan antara KPK dengan Polri sebagai akibat tidak tegasnya Presiden Jokowi dalam menentukan calon Kapolri. Menurutnya, seharusnya peristiwa ini tidak terjadi jika Jokowi sejak awal mau mencari calon Kapolri yang relatif bersih.
"Masih banyak yang baik, jendral bintang tiga masih ada yang bersih, jadi masih banyak pilihan," katanya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (26/1).
Dia pun menyadari jika Jokowi bukanlah tokoh partai sehingga tidak mudah bagi Jokowi untuk mengambil keputusan.
"Memang tidak mudah bagi dia, karena ada partai. Kalau tidak tegas maka wibawa akan melorot. Gagasan lainnya seperti tol ini dan tol itu tidak akan jalan," ujarnya.
Selain itu dia juga menilai partai-partai belum sepenuhnya dewasa dalam berpolitik. Banyak diantaranya masih tidak melihat kepentingan bangsa sebagai prioritas bersama.
"Habis energi kita untuk mengurusi yang tidak mutu," tambahnya.
Dia berharap tim independen yang berjumlah tujuh orang tersebut bisa bergerak cepat. Meski belum menerima SK dari Presiden, dia sudah mengontak anggota tim independen lainnya dan mulai membincangkan rencana kerja tim.
"Intinya mereka siap berjibaku menyelesaikan kasus ini, mereka itu orang-orang yang berintegritas dan kita akan gerak cepat," tandasnya.