Ahok: Kalau Nggak Ada Orang Jujur, Lebih Baik Pilih Orang Idiot | Selain Berita

Ahok: Kalau Nggak Ada Orang Jujur, Lebih Baik Pilih Orang Idiot


Ahok: Kalau Nggak Ada Orang Jujur, Lebih Baik Pilih Orang Idiot



Foto: Ahok naik taksi. ©2014 Selain Berita


Reporter: Chandra Wicaksana





Selain Berita - Ahok: Kalau Nggak Ada Orang Jujur, Lebih Baik Pilih Orang Idiot | Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengajukan syarat khusus untuk siapapun orang yang akan dicalonkan sebagai Dirut BUMD-BUMD yang berada di bawah pengawasan Pemprov DKI Jakarta.





Dirinya menegaskan bahwa kejujuran merupakan syarat utama yang harus dipenuhi, oleh siapapun yang akan dicalonkan untuk menduduki jabatan sebagai Dirut PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro)





"Yang paling penting harus punya integritas. Rekam jejaknya itu bukan orang yang gila duit. Yang penting orang itu kuncinya jujur saja. Kalau dia sudah jujur, orang yang di CEO tidak mungkin jadi idiot," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (19/1).





"Kalau kamu tidak jujur, lebih baik pilih yang idiot. Begonya bisa lo kendaliin. Kalau dia makin nggak jujur dan makin pintar, celaka kamu. Sudah kayak belut dikasih oli, pusing," katanya menambahkan.





Ahok mengatakan sebenarnya Pemprov DKI kini sudah memiliki nama pasti mengenai calon Dirut PT Jakpro nanti. Namun ia hanya memberikan penjelasan bahwa pengganti Budi Karya sebagai Dirut Jakpro juga berasal dari holding.





"Jakpro kan holding. Kita juga mau carinya yang dari holding juga, supaya lebih efisien. Jadi nanti gaji itu di holding, dia juga pegang gaji direktur itu. Ngapain lu ngurus banyak perusahaan sejenis," kata Ahok.





"Misalnya, PT Sarana Jaya sama Jakpro kan mirip-mirip bidang usahanya, kenapa nggak digabung. Kalau disatukan dan kena pajak penghasilan, rugi dong. Saya lagi mikir bagaimana caranya dilebur tanpa kena pajak. Tapi itu nggak dilebur, cuma manajemennya aja yang dilebur. PT-nya tetap, jangan dilebur PT-nya," katanya menambahkan.





Diketahui, Pemprov DKI Jakarta sedang mencari sosok Direktur Utama baru untuk salah satu BUMD nya, yaitu PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro). Kekosongan ini disebabkan Dirut Jakpro sebelumnya, Budi Karya Sumadi, telah ditarik oleh pemerintah pusat, melalui Kementerian BUMN, untuk menjabat sebagai Dirut PT Angkasa Pura (AP) II.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda