
Foto: Suciwati. rnw.nl
Reporter: Rafie Ardiansyah
Selain Berita - Suciwati Sebut Jokowi Tak Konsisten Usut Pelanggaran HAM | Pagi ini istri almarhum Munir, Suciwati kembali mengkritik keras keputusan yang diambil Jokowi soal pengangkatan Hendropriyono sebagai penasihat Rumah Transisi. Suciwati menyampaikan kritikannya itu melalui akun twitternya, @SuciwatiMunir.
"Pagi pak @jokowi_do2 @Pak_JK pernyataan anda unt membuktikan Hendropriono pel.ham rasanya tidak tepat diberikan kpd kami. Terdengar difen#," tulis Suciwati dalam akun twitternya, Sabtu (16/8).
Menurut Suciwati, pernyataan Jokowi dan JK yang meminta dirinya untuk membuktikan bahwa Hendropriyono pelanggar HAM adalah bentuk sebuah pembelaan diri. Menurutnya, seharunya Jokowi dan JK yang akan menjadi presiden yang membuktikan dugaan tersebut.
"Kalau anda presidennya @jokowi_do2 yah anda punya kewajiban membawa itu ke pengadilan ham unt membuktikannya.Bukan difen# @Pak_JK," tulis Suciwati.
Suciwati menyebut jika pengangkatan Hendropriyono menjadi penasihat tim transisi menunjukkan bahwa Jokowi tidak konsisten dengan pengungkapan kasus pelanggaran HAM. Suciwati pun menyayangkan langkah Jokowi tersebut.
"Kalau anda konsisten dg visi misi penegakan ham n mengadili pel.ham langkah awal anda Tidak mengangkat org bermasalah dg Ham @jokowi_do2. Menunjukkan niat baik dg tdk mengangkat pel.ham itu langkah awal positif unt Ind bersih dari pelanggar ham @jokowi_do2 @Pak_JK," tulis Suciwati.
Sebelumnya, mantan kepala BIN Hendropriyono mengaku telah ditunjuk menjadi salah satu penasihat di Rumah Transisi pemerintahan Jokowi-JK. Hendro pun mengaku siap untuk memberikan nasihat terkait informasi intelijen. Penunjukan ini sontak menuai protes karena latar belakang Hendropriyono yang diduga punya kaitan dengan kasus pelanggaran HAM, termasuk dalam kasus meninggalnya Munir.