
Foto: Jokowi-JK bertemu Megawati. ©2014 Selain Berita
Reporter: Billy Nurkholis
Selain Berita - Sinyal Merapat Ke Jokowi, Demokrat Segera Gelar Rakernas | Sinyal Partai Demokrat akan merapat ke Jokowi - JK semakin terlihat. Sebelumnya mereka mendukung Prabowo - Hatta, namun keputusan itu bisa dirubah dalam Rakernas yang akan dilakukan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden baru 20 Oktober.
Ketua DPP Demokrat Jafar Hapsah mengatakan, Rakernas dilakukan untuk membahas langkah politik partai. Namun, dia belum mau menegaskan apakah Demokrat akan keluar dari koalisi Prabowo - Hatta dan mendukung Jokowi - JK atau tidak.
"Pasti akan dilaksanakan untuk dalam periode sebelum pelantikan presiden. Rakernasnya membicarakan langkah politik yang harus ditempuh," kata Jafar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/8).
Demokrat akan membahas soal program prorakyat pemerintahan SBY. Dia berharap, pemerintahan baru tidak mengubah program-program yang sudah berhasil dilakukan SBY.
"Melanjutkan program prorakyat yang sudah berhasil, jangan ada yang terputus dan peralihan yang program berjalan dengan baik," tegas dia.
Ketika ditanya soal peluang gabung ke Jokowi - JK, dia menambahkan, hal itu tergantung bagaimana presiden mendatang memiliki program pembangunan yang melanjutkan keberhasilan SBY.
"Ya selalu Demokrat bagaimana yang pembaharuan dan kesinambungan, tidak melihat presiden datang ini membuat program baru yang belum tentu nyambung," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie ogah komentar soal nasib koalisi partainya. Sebelumnya, dia ingin Demokrat berbenah dan berada di luar pemerintahan.
"Saya tidak tahu, tanya DPP," singkat Marzuki.
Ketua Dewan Kehormatan PDIP Sidarto Danusubroto mengaku Jokowi-JK akan kedatangan tambahan partai pendukung. Namun dia tak mau menyebut partai apa saja itu.
"Sudah ada pendekatan, ada dua, tiga partai merapat ke kita, saya enggak mau bilang," tegas Ketua MPR ini.