SBY Curhat di 2004 Tidak Ada Masa Transisi Dari Megawati | Selain Berita

SBY Curhat di 2004 Tidak Ada Masa Transisi Dari Megawati


SBY Curhat di 2004 Tidak Ada Masa Transisi Dari Megawati



Foto: SBY pimpin rapat kabinet. ©2014 Selain Berita


Reporter: Dudi Anggoro





Selain Berita - SBY Curhat di 2004 Tidak Ada Masa Transisi Dari Megawati | Saat memimpin rapat terbatas kabinet siang ini, Presiden SBY sempat mengungkapkan kisahnya saat terpilih sebagai Presiden RI dalam pilpres 2004. SBY curhat kala itu kesulitan lantaran tidak ada masa transisi dari Megawati Soekarnoputri kepada dirinya.





"Saya ingat, tahun 2004 tidak terjadi transisi, bahkan kita sulit dapat akses transisi, sehingga kita akan ubah tradisi politik," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (4/8).





Belajar dari pengalaman pahit itu, SBY kini mengusulkan ada masa transisi kepada Presiden terpilih pada Pemilu 2014 ini. Yakni dengan berkomunikasi memberikan ide-ide agar presiden terpilih nanti dapat mudah menjalankan di awal pemerintahannya.





"Sehingga baik untuk presiden akan datang dan baik untuk rakyat Indonesia," ujarnya.





SBY mengatakan ide adanya masa transisi itu berasal dari dirinya. Namun, karena Pemilu kali ini ada pasangan capres-cawapres yang mengajukan sengketa hasil pilpres ke MK , maka komunikasi pada presiden terpilih pun menunggu hasil keputusan MK .





"Segera setelah itu, saya akan proaktif untuk berkomunikasi dengan presiden dan wakil presiden terpilih karena itu ide dan pikiran saya, sehingga transisinya bagus," ungkapnya.





Nantinya, lanjutnya SBY, saat berkomunikasi dengan Presiden terpilih di antaranya akan membahas RAPBN 2015.





"Sesuai UU berlaku, pemerintah sekarang punya tanggung jawab dan tugas untuk siapkan RAPBN 2015. Sungguh pun demikian, setelah MK tetapkan presiden terpilih, saya akan komunikasi dengan presiden terpilih. Setelah komunikasi awal, akan ada komunikasi berikutnya dengan pemerintah akan datang. Saya kira begitu etika dan proses yang baik dalam transisi. Itu penting, agar tidak terjadi isu politik baru," pungkasnya.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda