Ridwan Minta Masyarakat Terapkan Teori MLM Untuk Tolak ISIS | Selain Berita

Ridwan Minta Masyarakat Terapkan Teori MLM Untuk Tolak ISIS


Ridwan Minta Masyarakat Terapkan Teori MLM Untuk Tolak ISIS



Foto: Ridwan Kamil bacakan deklarasi anti-ISIS. ©2014 Selain Berita


Reporter: Rudi Hantanto





Selain Berita - Ridwan Minta Masyarakat Terapkan Teori MLM Untuk Tolak ISIS | Kota Bandung mendeklarasikan anti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), kelompok ekstremis agama yang belakangan sedang marak dibahas. Pendeklarasian dilakukan di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (9/8). Hadir dalam deklarasi tersebut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta Wakilnya Oded M Danial.





Beberapa Muspida Kota Bandung seperti Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, Dandim O618/BS Letkol Inf Rudi M Ramdan, Ketua MUI Kota Bandung Miftah Faridl dan beberapa ulama yang mewakili ormas masing-masing tampak juga dengan lantang menolak gerakan yang bertentangan dengan ideologi RI, Pancasila.





Ridwan Kamil mengatakan, deklarasi ini ditempuh untuk mempertegas sikap warga Bandung menolak paham yang sebenarnya hanya akan merusak keutuhan NKRI. Menurut dia, keberadaan ISIS merupakan fenomena dunia. Sehingga Pemkot Bandung, berusaha mengantisipasi dimana ISIS ini bisa jadi berkembang.





"Secara hakiki kita tidak usah ikut-ikutan dengan rumah tangga orang lain. Bodoh kalau kita ikut," terang pria yang akrab disapa Emil ini.





Dia menegaskan, ISIS dilarang hadir di Kota Bandung. Tidak lupa dia mengingatkan kepada warganya yang memiliki informasi seputaran gerakan tersebut untuk dilaporkan kepada pihak berwajib. "Pulang dari sini terapkan teori MLM. Sosialisasikan kepada orang rumah, sms, broadcast message untuk tidak ikut-ikutan ISIS," ujarnya.





Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi menambahkan, pihaknya sudah bersinergi dengan pemerintah kota untuk memerangi ISIS ini. Untuk mendeteksi itu peran Babinkamtibmas, Brigadir RW akan dikedepankan. "Kita perangi ISIS semoga tidak ada (di Bandung)," jelasnya.



Dalam deklarasi tersebut, Emil membacakan poin yang intinya melawan gerakan ISIS. Poin itu diikuti hadirin yang datang. Di antaranya, sepakat tidak mendukung dan melarang kegiatan dan berkembangnya kelompok ISIS atau berhubungannya di wilayah Kota Bandung.



Bersedia memberikan pengertian kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan ISIS. Serta sanggup menjadi garda terdepan dalam menangkal setiap pergerakan atau aktivitas ISIS di Bandung.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda