
Foto: Militan ISIS. ©Reuters
Reporter: Sarah Puspita
Selain Berita - Polri Ancam Buru Penyebar Pesan Ancaman ISIS | Mabes Polri mengaku tidak pernah mengeluarkan rilis atau pesan kepada masyarakat mengenai ancaman ISIS pada 2 sampai 10 Agustus nanti. Menurut Kepala Divisi Humas Irjen Ronny F Sompie pesan tersebut 'hoax' dan dikirim oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
"Kadiv Humas tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Ini bentuk pernyataan yang ditujukan untuk meneror masyarakat. Masyarakat harus meyakini upaya Polri dan pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas masih terus dilakukan," ujar Ronny kepada merdeka.com, Senin (4/8).
Dia pun mengancam akan menangkap penyebar SMS itu sesegera mungkin. Apalagi pesan singkat yang disampaikan berantai ini cukup membuat khawatir masyarakat di tengah isu ISIS di Indonesia.
"Rekaman komentar dan pernyataan yang bernuansa teror tersebut akan menjadi alat bukti, ketika unsur pidana terpenuhi untuk menjadikan pelakunya sebagai tersangka yang dapat ditangkap dan diproses penyidikan untuk diserahkan ke sidang pengadilan," tegas Ronny.