Pembelaan Forum Pendukung Daulah Islamiyah Dituding Dukung ISIS | Selain Berita

Pembelaan Forum Pendukung Daulah Islamiyah Dituding Dukung ISIS


Pembelaan Forum Pendukung Daulah Islamiyah Dituding Dukung ISIS



Foto: Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). ©REUTERS


Reporter: Irwan Setyabudi





Selain Berita - Pembelaan Forum Pendukung Daulah Islamiyah Dituding Dukung ISIS | Wabah Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) memang sedang membahayakan. Bagaimana tidak, kelompok Islam ini dianggap kelompok radikal dan diduga sudah mulai merambah ke beberapa daerah di Indonesia, salah satunya Solo, Jawa Tengah.





Pada Juli lalu, publik sempat heboh lantaran tiba-tiba muncul Forum Pendukung Daulah Islamiyah (FPDI) yang disebut-sebut mendukung paham ISIS. Kala itu sekitar 1.500 jamaah datang untuk menghadiri sumpah deklarasi FPDI di Masjid Baitul Makmur, Solobaru, Sukoharjo. Ratusan orang yang hadir di sana dikabarkan telah dibaiat ISIS.





Menanggapi hal itu, Ketua FPDI Amir Mahmud langsung menggelar konferensi pers. Dirinya sudah merasa disudutkan oleh pemberitaan media dan tuduhan pemerintah.





Amir Mahmud menggelar konferensi pers di kediamannya, Perumahan Griya Pesona No 15-16 Desa Gonilan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (8/8), siang. Konferensi pers tersebut untuk meluruskan tuduhan jika forum yang dipimpinnya telah mendukung ISIS.





Berikut pembelaan-pembelaan Forum Pendukung Daulah Islamiyah seperti dirangkum Selain Berita, Jumat (8/8):





1. Tak punya hubungan struktural dengan Irak ataupun Suriah



Amir Mahmud menegaskan, forum yang dibentuknya pada 17 Ramadan lalu bukanlah deklarasi untuk mendukung ISIS. Forum yang dipimpinnya juga tidak memiliki hubungan secara struktural dengan ISIS di Irak maupun Syria.





"Forum Daulah Islamiyah, bukan forum pendukung ISIS. Daulah yang dimaksud di sini adalah penegakan tatanan nilai Islam atau syariah, yang dibangun kepada setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.





2. Daulah Islamiyah forum lintas agama dan independen



Amir Mahmud mengatakan jika FPDI besutannya adalah forum muslim yang dibentuk secara spontanitas, bahkan independen tidak berhubungan dengan organisasi Islam lainnya.





"Forum Pendukung Daulah Islamiyah yang didirikan pada 17 Ramadan, di Solobaru, adalah wadah yang dibentuk secara spontanitas. Sifatnya lintas komunitas dan independen. Menampung aspirasi, animo, aktivitas Islam se-Solo Raya yang penuh dengan semangat idealisme perjuangan, yang akhir-akhir ini berkembang luas, dengan momentum di negara-negara yang sedang bergejolak di dunia," ujarnya.





3. Tidak membenarkan ajaran anarkisme



Amir meyakinkan bahwa Forum Pendukung Daulah Islamiyah mempunyai program kerja, yakni Amar Makruf Nahi Munkar, bakti sosial, kepedulian terhadap umat Islam. Mereka juga menentang tindak kekerasan atau anarkisme seperti ISIS. Amir mengaku selama ini belum ada dialog dengan pemerintah.





"Forum Daulah Islamiyah, tidak membenarkan cara-cara kekerasan, ataupun sikap anarkisme," paparnya menegaskan.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda