KPK Tak Mau Indonesia Hancur Karena Korupsi Seperti VOC | Selain Berita

KPK Tak Mau Indonesia Hancur Karena Korupsi Seperti VOC


KPK Tak Mau Indonesia Hancur Karena Korupsi Seperti VOC



Foto: Kanal KPK TV. ©2014 Selain Berita


Reporter: Rafie Ardiansyah





Selain Berita - KPK Tak Mau Indonesia Hancur Karena Korupsi Seperti VOC | Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan televisi berbasis website yang dapat diakses melalui laman www.kpk.go.id/kanalKPK. Peluncuran kanal KPK TV ini dilakukan di Taman Fatahilah Kota Tua Jakarta Barat.





KPK punya alasan tersendiri kenapa peluncuran TV ini dilakukan di Kota Tua. Indonesia tak boleh hancur seperti VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Bandar dagang yang hancur karena korupsi luar biasa para pejabat dan pegawainya.





"Kota tua itu punya sejarah peradaban. Indonesia pernah mengalami kejayaan tapi di sisi lain ada kehancuran, Kota Tua dilihat dari 2 sisi ini," kata wakil pimpinan KPK Bambang Widjayanto di Taman Fatahilah Kota Tua Jakarta Barat, Minggu (17/8).





Bambang menyatakan di Kota Tua ini pernah ada bandar dagang yang pernah masyur tapi kemudian hancur akibat korupsi pegawainya. Di Kota Tua ini akan diawali proses pembelajaran audio visual anti korupsi.





"Kenapa Bandar Jakarta hancur, itu tidak lain karena adanya korupsi. Jadi Kota Tua itu pusat pembelajaran, dari sini kita ikrarkan pembelajaran pemberantasan korupsi," terang dia.





Di samping itu, dia juga menyatakan keberadaan kanal KPK TV akan melengkapi media yang telah dimiliki KPK selama ini. Sekarang pun media sosial dan portal berita KPK sudah banyak diakses masyarakat.





"TV melengkapi instrumen komunikasi KPK (radio dan majalah). Kita juga punya medsos, ada Twitter kita folowernya 960 ribu, FB kemungkinan diatas 1 juta, dan hit portal KPK di atas 20 juta, ini semua melengkapi," pungkas dia.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda