Jalan Tak Diperbaiki, Warga Tutup Akses Garuda Wisnu Kencana | Selain Berita

Jalan Tak Diperbaiki, Warga Tutup Akses Garuda Wisnu Kencana


Jalan Tak Diperbaiki, Warga Tutup Akses Garuda Wisnu Kencana



Foto: Pemblokiran Garuda Wisnu Kencana. ©2014 Selain Berita


Reporter: Heru Gustanto





Selain Berita - Jalan Tak Diperbaiki, Warga Tutup Akses Garuda Wisnu Kencana | Lebih dari 300 massa warga setempat di lingkungan Garuda Wisnu Kencana (GWK) bukit Ungasan, mengamuk. Ini buntut dari janji palsu Manajemen GWK sebelumnya untuk membuatkan akses jalan warga menuju ke Setra (Kuburan). Akibatnya, pintu masuk menuju gerbang GWK ditutup oleh warga.





Belasan lemstone sudah dijajarkan warga persis di pintu gerbang masuk GWK pada pagi buta sekitar pukul 04.00 WITA. Sejumlah security yang bernotabene dari warga setempat tentu tidak dapat berbuat banyak melihat sejumlah warga melakukan aksi penutupan jalan.





Puncak aksi terjadi pada siang tadi sekitar pukul 11.00 WITA lebih dari 300 massa dari tiga lingkungan setempat bergerak mendatangi kantor pusat di areal dalam kawasan GWK. Sementara itu sejumlah kendaraan wisatawan yang ingin masuk dihalau warga untuk balik arah lantaran jalan sudah ditutup.





"Kembalikan jalan desa kami sebelum kawasan ini ada. Mana janji kalian untuk desa kami," Teriak salah seorang pemuda desa, sambil meringsek masuk. "Anda menutup rurung agung (Jalan pusat,Red) ke luar desa, dan sekarang jalan ke setra (Kuburan,Red). Maka kami juga bisa menutup jalan anda," imbuhnya.





Sejumlah pegawai serta petinggi di GWK, tidak dapat berbuat banyak dengan aksi yang dilakukan oleh warga. Bahkan mereka tidak bisa masuk untuk bekerja karena, pintu masuk ke dalam di tutup lemstone. Sementara itu, General Manager Garuda Wisnu Kencana Trik Wijaya yang berusaha menenangkan warga mengatakan berjanji akan mempertemukan dengan pihak Owner. "Kami tidak bisa memutuskan sesingkat ini, mohon untuk bisa melunak. Akan segera saya sampaikan ke owner," Kata Tri dihadapan warga namun tetap saja tidak menghubungi Owner Garuda Wisnu Kencana saat itu juga.





Persoalan ini kata warga sudah lama terjadi, dari sebelum investor yang baru Alam Sutra sudah disepakati akan dibuatkan akses jalan melingkar menuju ke tempat pembakaran mayat. Bahkan negoisasi sudah berulang kali dilakukan, namun hingga saat ini tidak juga dikerjakan akan janji yang diberikan oleh warga terhadap akses jalan tersebut. Bukan janji ditepati oleh pihak Alam Sutra, tetapi akses yang selama ini merupakan jalan setapak menuju ke setra justru di tutup lantaran masuk dalam kawasan GWK.





"Jika terus seperti ini hanya janji tanpa action, kami juga akan terus seperti ini. Lemstone itu tidak akan bergeser sebelum jalan kami dibuka dan dibuatkan jalan sesuai janji GWK. Kami ingin ada keputusan buka negoisasi lagi," Kata Ida Bagus Artha, selaku penyarikan banjar Giri Dharma, Ungasan Pecatu Kuta Selatan.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda