
Foto: Jokowi upacara 17 Agustus di Monas. ©2014 Selain Berita
Reporter: Rudi Hantanto
Selain Berita - Bagi Jokowi, Merdeka Itu Negara Mandiri Tanpa Bantuan Asing | Capres nomor urut dua, Joko Widodo hadir pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69. Jokowi hadir sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Saat diwawancarai, Jokowi membeberkan arti kemerdekaan bagi negara. Menurutnya, negara yang merdeka, jika rakyat dan pemerintahannya dapat mengelola dan mengendalikan negara dengan mandiri.
"Kita mampu mengelola, mengendalikan negara ini dengan kendali penuh. Artinya kita betul-betul berdaulat dan dalam politik," ungkap Jokowi usai upacara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8).
Jokowi pun menanggapi terkait RAPBN 2015. RAPBN 2015 dinilai akan memberatkan pemerintahannya jika resmi ditetapkan presiden. Untuk itu, kata Jokowi , pihaknya terus pelajari lantaran subsidinya besar.
"Masih kita pelajarin menurut saya subsidinya terlalu besar," ujarnya.
Jokowi mengatakan banyak sektor-sektor di pemerintahan yang dirasa perlu diefisienkan.
"Yah subsidinya lebih besar. Banyak tempat-tempat yang sepertinya masih bisa diefisiensikan, itu yang harus dikerjakan, hingga punya ruang fiskal yang lebih besar lebih luas," jelasnya.
Jokowi pun mencontohkan apa saja yang bisa diefisienkan. "Contoh di PLN, bbm diganti batu bara. Itu bisa diefisienkan 60-70T.
Menurut Jokowi , anggaran pembangunan di RAPBN sangat kecil. Padahal diharapkan anggaran tersebut semakin besar.
"Yang diharapkan anggaran pemerintah semakin besar. Bukan biaya rutin atau anggaran subsidi yang makin besar," ujarnya.