
Foto: Jokowi-Ahok dan para istri. ©2014 Selain Berita
Reporter: Ridwan Ibrahim
Selain Berita - Ahok Prediksi Gerindra & PDIP Belum Tentu Kompak Soal Wagub | Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan pasrah kepada partai siapa calon wakil gubernurnya nanti setelah ditinggal Jokowi jadi presiden. Dia memprediksi penentuan wagubnya nanti agak sulit karena PDIP dan Gerindra belum tentu kompak.
"Wakil tergantung partai yang penting jujur, jangan terima suap, taat kepada instansi dan konstituen. Sesama parpol 20 persen belum tentu kompak," kata Ahok usai menjadi pembicara dalam acara Annual Network 2014 Dengan Tema "Rencana Pembangunan dan Perbaikan Kebijakan di Jakarta" di Grand Mutiara 2 Lower Lobby, The Ritz Carlton JakartaMega Kuningan, Sabtu (23/08).
Apakah ada sosok baru? Ahok menjawab yang penting calon-calon nanti masuk kriteria. Itu siapapun, saya sama siapa aja. "PDIP atau Gerindra terserah siapa aja," ujarnya.
Sebelumnya, Ahok memilih sosok Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan Sarwo Handayani untuk mendampingi menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.
"Kalau boleh pilih, saya pilih Bu Yani. Saya pilih Bu Yani jadi wagub. Kalau kerja keras, jujur dan dedikasi itu ada dalam diri dia. Bu Yani itu kan kerjanya keras. Bagus orangnya. Kalau boleh pilih, saya akan pilih dia jadi wakil saya," katanya.